Minggu, 06 November 2011

Sebuah Lagu Hampir Kulupa (Puisi Iverdixon Tinungki & Video)


di Café Mart yang luas, cinta adalah kehidupanmu; katamu
dan aku mendengar nyanyian hati pada denting piano
gaunmu berwarna pink dan matamu pelangi
aku selalu tak menghafal tanggal dan hari itu
kecuali isyarat laut  di balik jendela tentang rahasia
bahwa kita senantiasa punya saat melayari waktu


di ruang itu,
ketika kesibukan lalulalang dengan kegentingannya sendiri
kau kidungkan lagu hampir kulupa
syair yang tepikan aku dari riwayat silam dan nestapa panjang
jiwaku pun  kangen  ziarahi  segala yang indah dari cinta
padahal kegembiraan tak lagi tergambar
bagaimana ujud bayangannya
kuburannya pun telah lama tak kusinggahi
bunga-bunga yang kusiapkan mungkin sudah mengering
dan kali  muaranya di hatiku sudah menikung ke ujung lain

tapi pada reffrain lagu itu kau nyanyikan bait hidupku
laut luas dan pelayaran  menantang pertarungan  baru
lelaki yang dulu tak pernah dikalahkan waktu

cukup lama kutelusuri makna hati dan lagumu
namun di denting terakhir piano itu sunyi kembali mengepungku
sunyi yang datang dari lindap matamu
lindap mata penanda tanggal dan hari yang akan berlalu
yang detiknya mulai menjentikan  luka  ke hatiku

2005

Tidak ada komentar:

Posting Komentar